ELCITY
Wednesday, January 28, 2015
"Kerajinan bahan keras alami dari kayu"
Kayu adalah bagian batang atau cabang serta ranting tumbuhan yang mengeras karena mengalami lignifikasi (pengayuan).
Kayu digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak, membuat perabot (meja,kursi), bahan bangunan (pintu, jendela, rangka atap), bahan kertas, dan banyak lagi. Kayu juga dapat dimanfaatkan sebagai hiasan-hiasan rumah tangga dan sebagainya.
Penyebab terbentuknya kayu adalah akibat akumulasi selulosa dan lignin pada dinding sel berbagai jaringan di batang.
Ilmu perkayuan (dendrologi) mempelajari berbagai aspek mengenai klasifikasi kayu serta sifat kimia, fisika, dan mekanika kayu dalam berbagai kondisi penanganan.
> Kayu keras dan kayu lunak
Ada kaitan yang erat antara sifat-sifat kayu dengan sifat jenis pohon yang menghasilkannya. Kerapatan (densitas) kayu bervariasi menurut spesiesnya dan menentukan kekuatan kayu tersebut. Kayu mahoni dan jati, misalnya, memiliki kerapatan sedang hingga tinggi, sehingga baik untuk diolah sebagai furniture dan kayu konstruksi. Akan tetapi kayudadap dan kapuk kerapatannya rendah, sehingga hanya layak untuk membuat begisting atau penggunaan lain yang tidak memerlukan banyak kekuatan.
Namun, pengertian 'kayu keras' dan 'kayu lunak' dalam bahasa Inggris (yakni hardwood dan softwood, berturut-turut) lebih terkait dengan kelompok tumbuhan yang menghasilkannya. Hardwood dihasilkan oleh jenis-jenis pohon berdaun lebar (kelompok dikotil), sedangkan softwood dihasilkan oleh pohon-pohon berdaun jarum (konifer). Dalam kenyataannya, jenis-jenis 'kayu keras' tertentu, yang memiliki kerapatan rendah, bisa jadi lebih lunak daripada beberapa jenis 'kayu lunak' berkerapatan tinggi.
> KERAJINAN KAYU
Kerajinan kayu artinya pembuatan barang-barang bahan kayu yang dihasilkan melalui ketrampilan tangan manusia. Terkait dengan penelitian ini adalah pembuatan barang-barang bahan kayu yang berupa relief dan patung dengan motif bentuk binatang kaki empat dan binatang laut yang dihasilkan melalui ketrampilan tangan manusia.
Selain pengertian diatas juga membutuhkan teori sebagai pendekatan masalah agar sasaran yang diinginkan dapat tercapai. Penggunaan beberapa teori selalu ada kaitannya dengan sasaran yang telah ditentukan,bahan kayu yang bagus adalah kayu jati
Kerajinan kayu indonesia seperti kerajinan khas kalimantanyang sangat unik dan kreatif. Ada diantaranya berupa patung, anyaman tas, dan kerajinan lain.Telisik demi telisik menurut keterangan warga setempat, kerajinan kayu dan barang kerajinan ini bersifat sekunder. Artinya pembuatannya merupakan pekerjaan sambilan dan membutuhkan waktu yang lama. Secara otomatis harga jualnya pun juga ikut mahal.
Bahan kerajinan kayu dan barang kerajinan yang diambil dari kerajinan tangan indonesia khususnya daerah kalimantanberasal dari hutan adat,Pengambilannya tidak secara masal, namun sesuai kebutuhan adat. Dan hal inilah yang menjadi faktor pengaruh masih lestarinya hutan adat di kalimantan.
Lain halnya kerajinan kayu di ngawi
Bertepatan musim liburan di negara lain, sentra kerajinan kayu tradisional ikut kecipratan rejeki. Pusat-pusat kerajinan kayu jadi jujugan turis asing yang melintasi ngawi. Seperti di sentra penjualan kerajinan kayu di wilayah kedunggalar yang berada di sekitar monumen soeryo dan banjarejo sering menerima tamu dari mancanegara yang berminat akan kerajinan ini.
Bentuk pajangan yang unik dan lucu atau kerajinan tanganminiatur binatang adalah yang laris dibeli para turis ini. Rata-rata pengrajin kerajinan dan pengrajin barang kerajinan mematok harga yang berbeda untuk pelancong dari manca ini. “perbedaan harga antara 20 hingga 25 persen.
Minat turis pada barang kerajinan kayu jati dari indonesia khususnya daerah ngawi dan jepara membuat pedagang bersemangat. Apalagi menjelang lebaran para pedagang bisa mendapat penghasilan tambahan.
-ukir kayu
-patung kayu
-hiasan kayu
-almari
-meja
-kursi
By : alfian wahyu w
Kayu adalah bagian batang atau cabang serta ranting tumbuhan yang mengeras karena mengalami lignifikasi (pengayuan).
Kayu digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak, membuat perabot (meja,kursi), bahan bangunan (pintu, jendela, rangka atap), bahan kertas, dan banyak lagi. Kayu juga dapat dimanfaatkan sebagai hiasan-hiasan rumah tangga dan sebagainya.
Penyebab terbentuknya kayu adalah akibat akumulasi selulosa dan lignin pada dinding sel berbagai jaringan di batang.
Ilmu perkayuan (dendrologi) mempelajari berbagai aspek mengenai klasifikasi kayu serta sifat kimia, fisika, dan mekanika kayu dalam berbagai kondisi penanganan.
> Kayu keras dan kayu lunak
Ada kaitan yang erat antara sifat-sifat kayu dengan sifat jenis pohon yang menghasilkannya. Kerapatan (densitas) kayu bervariasi menurut spesiesnya dan menentukan kekuatan kayu tersebut. Kayu mahoni dan jati, misalnya, memiliki kerapatan sedang hingga tinggi, sehingga baik untuk diolah sebagai furniture dan kayu konstruksi. Akan tetapi kayudadap dan kapuk kerapatannya rendah, sehingga hanya layak untuk membuat begisting atau penggunaan lain yang tidak memerlukan banyak kekuatan.
Namun, pengertian 'kayu keras' dan 'kayu lunak' dalam bahasa Inggris (yakni hardwood dan softwood, berturut-turut) lebih terkait dengan kelompok tumbuhan yang menghasilkannya. Hardwood dihasilkan oleh jenis-jenis pohon berdaun lebar (kelompok dikotil), sedangkan softwood dihasilkan oleh pohon-pohon berdaun jarum (konifer). Dalam kenyataannya, jenis-jenis 'kayu keras' tertentu, yang memiliki kerapatan rendah, bisa jadi lebih lunak daripada beberapa jenis 'kayu lunak' berkerapatan tinggi.
> KERAJINAN KAYU
Kerajinan kayu artinya pembuatan barang-barang bahan kayu yang dihasilkan melalui ketrampilan tangan manusia. Terkait dengan penelitian ini adalah pembuatan barang-barang bahan kayu yang berupa relief dan patung dengan motif bentuk binatang kaki empat dan binatang laut yang dihasilkan melalui ketrampilan tangan manusia.
Selain pengertian diatas juga membutuhkan teori sebagai pendekatan masalah agar sasaran yang diinginkan dapat tercapai. Penggunaan beberapa teori selalu ada kaitannya dengan sasaran yang telah ditentukan,bahan kayu yang bagus adalah kayu jati
Kerajinan kayu indonesia seperti kerajinan khas kalimantanyang sangat unik dan kreatif. Ada diantaranya berupa patung, anyaman tas, dan kerajinan lain.Telisik demi telisik menurut keterangan warga setempat, kerajinan kayu dan barang kerajinan ini bersifat sekunder. Artinya pembuatannya merupakan pekerjaan sambilan dan membutuhkan waktu yang lama. Secara otomatis harga jualnya pun juga ikut mahal.
Bahan kerajinan kayu dan barang kerajinan yang diambil dari kerajinan tangan indonesia khususnya daerah kalimantanberasal dari hutan adat,Pengambilannya tidak secara masal, namun sesuai kebutuhan adat. Dan hal inilah yang menjadi faktor pengaruh masih lestarinya hutan adat di kalimantan.
Lain halnya kerajinan kayu di ngawi
Bertepatan musim liburan di negara lain, sentra kerajinan kayu tradisional ikut kecipratan rejeki. Pusat-pusat kerajinan kayu jadi jujugan turis asing yang melintasi ngawi. Seperti di sentra penjualan kerajinan kayu di wilayah kedunggalar yang berada di sekitar monumen soeryo dan banjarejo sering menerima tamu dari mancanegara yang berminat akan kerajinan ini.
Bentuk pajangan yang unik dan lucu atau kerajinan tanganminiatur binatang adalah yang laris dibeli para turis ini. Rata-rata pengrajin kerajinan dan pengrajin barang kerajinan mematok harga yang berbeda untuk pelancong dari manca ini. “perbedaan harga antara 20 hingga 25 persen.
Minat turis pada barang kerajinan kayu jati dari indonesia khususnya daerah ngawi dan jepara membuat pedagang bersemangat. Apalagi menjelang lebaran para pedagang bisa mendapat penghasilan tambahan.
JENIS KERAJINAN KAYU
-ukir kayu
-patung kayu
-hiasan kayu
-almari
-meja
-kursi
Tuesday, January 27, 2015
Fungsional Bambu
Di indonesia terutama banyak sekali ditemukan spesies Bambu.Melimpahnya persediaan pohon bambu di Indonesia ternyata bisa dijadikan sebagai peluang usaha yang cukup menjanjikan. Jika selama ini masyarakat hanya memanfaatkan batang bambu sebagai bahan bangunan rumah, kini bambu bisa dijadikan aneka kerajinan cantik dengan nilai ekonomi yang cukup tinggi.
Meskipun awalnya kerajinan bambu hanya diminati masyarakat di daerah pelosok, namun seiring dengan maraknya isu global warming di lingkungan masyarakat dunia, kini banyak orang yang tertarik menggunakan produk ramah lingkungan untuk kehidupan sehari-hari. Sehingga tidak heran bila permintaan pasar kerajinan bambu kini semakin melonjak bahkan tidak hanya menjangkau kota-kota besar saja, tetapi juga sampai tembus pasar mancanegara. Saat ini para pengrajin bambu tidak hanya memproduksi aneka kerajinan untuk penghias ruangan saja, mereka mulai menciptakan inovasi baru kerajinan bambu yang lebih fungsional.
Salah satu contoh Kerajinan Bambu terapan salah satu contohnya adalah Kursi dari bambu,Saung dari bambu, dan Tempat lampu dari bambu. Kerajinan terapan dari bambu Masih sangat diminati oleh setiap masyarakat terutama di daerah Pedesaan. Seni kerajinan bambu bisa sangat bermanfaat dan bisa membuat omset yang lumayan besar dari kerajinan tersebut.

Semoga Bermanfaat bagi kalian semua yaa...
Sumber: http://www.jejaring.web.id
by : Kurniawan Budi Prasetyo ♣
Ratih Rahmah
FIBER GLASS ATAU SERAT KACA
Kerajinan Fiber saat ini sudah merebak dikalangan-kalangan para pengrajin. Pengrajin Fiberglass bermunculan bak jamur di musim hujan. Banyak sekali kerajinan-kerajinan yang diproduksi oleh para pengrajin fiber memiliki daya tarik tersendiri.
Nah, anda ingin tahu, apa sih Fiberglass itu? dibawah ini uraian mengenai apa itu fiberglass, silahkan disimak:
Fiberglass (juga disebut glass-reinforced plastic, GRP, kaca serat plastik bertulang, GFRP, adalah serat polimer yang diperkuat terbuat dari matriks plastik diperkuat oleh serat halus dari kaca. Ia juga dikenal sebagai GFK (untuk Jerman:Glasfaserverstärkter Kunststoff).
Fiberglass adalah bahan, ringan sangat kuat, dan kuat. Meskipun sifat kekuatan yang agak lebih rendah dari serat karbon dan kurangkaku, bahan yang biasanya jauh lebih sedikit rapuh, dan bahan baku jauh lebih murah. Kekuatan curah dan sifat berat badan juga sangat menguntungkan bila dibandingkan dengan logam, dandapat dengan mudah dibentuk menggunakan proses molding.
Penggunaan umum dari fiberglass termasuk perahu, mobil, mandi,kolam air panas, tangki air, atap, pipa, cladding, gips dan kulit pintueksternal.
Fiber
Tidak seperti serat kaca yang digunakan untuk insulasi, untuk struktur akhir untuk menjadi kuat, permukaan serat harus menjadihampir seluruhnya bebas dari cacat, karena hal ini memungkinkanserat untuk mencapai kekuatan tarik gigapascal.
Perekat
Semacam lapisan, atau primer, digunakan yang baik membantu melindungi filamen gelas untuk pengolahan / manipulasi sertamemastikan ikatan yang tepat untuk matriks resin, sehingga memungkinkan untuk transfer beban geser dari serat kaca untukplastik termoset. Tanpa ikatan ini, serat dapat ‘terpeleset’ dalam matriks dan kegagalan lokal akan terjadi .
Properti
serat kaca individu struktural bersifat kaku dan kuat dalam ketegangan dan kompresi-yaitu, bersama porosnya. Meskipundapat diasumsikan bahwa serat lemah dalam kompresi, sebenarnya hanya aspek rasio panjang serat yang membuatnyatampak begitu, yaitu, karena serat yang khas adalah panjang dansempit, gesper mudah. Di sisi lain, serat kaca lemah dalam geser-yaitu, di porosnya. Oleh karena itu jika kumpulan serat dapat diatursecara permanen ke arah yang lebih disukai dalam suatu material, dan jika serat dapat dicegah dari tekuk dalam kompresi, maka ituakan menjadi bahan istimewa yang kuat ke arah itu.
Selanjutnya, dengan meletakkan beberapa lapisan serat di atas satu sama lain, dengan setiap lapisan berorientasi ke arah yangdisukai berbagai sifat kekakuan dan kekuatan materi secara keseluruhan dapat dikendalikan dengan cara yang efisien. Dalam kasus fiberglass, itu adalah matriks plastik yang permanenmembatasi serat kaca struktural untuk arah yang dipilih olehdesainer. Dengan tikar untai cincang, directionality ini pada dasarnya adalah bidang dua dimensi keseluruhan, dengan kain tenunan atau lapisan searah, directionality kekakuan dan kekuatan dapat lebih tepat dikendalikan dalam pesawat.
Sebuah komponen fiberglass biasanya sebuah konstruksi tipis “shell”, kadang-kadang diisi di bagian dalam denganbusastruktural, seperti dalam kasus papan selancar. Komponen ini mungkin bentuknya hampir sewenang-wenang, hanya dibatasi oleh kompleksitas dan toleransi dari cetakan yang digunakan untuk pembuatan shell.
Kerajinan Fiber saat ini sudah merebak dikalangan-kalangan para pengrajin. Pengrajin Fiberglass bermunculan bak jamur di musim hujan. Banyak sekali kerajinan-kerajinan yang diproduksi oleh para pengrajin fiber memiliki daya tarik tersendiri.
Nah, anda ingin tahu, apa sih Fiberglass itu? dibawah ini uraian mengenai apa itu fiberglass, silahkan disimak:
Fiberglass (juga disebut glass-reinforced plastic, GRP, kaca serat plastik bertulang, GFRP, adalah serat polimer yang diperkuat terbuat dari matriks plastik diperkuat oleh serat halus dari kaca. Ia juga dikenal sebagai GFK (untuk Jerman:Glasfaserverstärkter Kunststoff).
Fiberglass adalah bahan, ringan sangat kuat, dan kuat. Meskipun sifat kekuatan yang agak lebih rendah dari serat karbon dan kurangkaku, bahan yang biasanya jauh lebih sedikit rapuh, dan bahan baku jauh lebih murah. Kekuatan curah dan sifat berat badan juga sangat menguntungkan bila dibandingkan dengan logam, dandapat dengan mudah dibentuk menggunakan proses molding.
Penggunaan umum dari fiberglass termasuk perahu, mobil, mandi,kolam air panas, tangki air, atap, pipa, cladding, gips dan kulit pintueksternal.
Fiber
Tidak seperti serat kaca yang digunakan untuk insulasi, untuk struktur akhir untuk menjadi kuat, permukaan serat harus menjadihampir seluruhnya bebas dari cacat, karena hal ini memungkinkanserat untuk mencapai kekuatan tarik gigapascal.
Perekat
Semacam lapisan, atau primer, digunakan yang baik membantu melindungi filamen gelas untuk pengolahan / manipulasi sertamemastikan ikatan yang tepat untuk matriks resin, sehingga memungkinkan untuk transfer beban geser dari serat kaca untukplastik termoset. Tanpa ikatan ini, serat dapat ‘terpeleset’ dalam matriks dan kegagalan lokal akan terjadi .
Properti
serat kaca individu struktural bersifat kaku dan kuat dalam ketegangan dan kompresi-yaitu, bersama porosnya. Meskipundapat diasumsikan bahwa serat lemah dalam kompresi, sebenarnya hanya aspek rasio panjang serat yang membuatnyatampak begitu, yaitu, karena serat yang khas adalah panjang dansempit, gesper mudah. Di sisi lain, serat kaca lemah dalam geser-yaitu, di porosnya. Oleh karena itu jika kumpulan serat dapat diatursecara permanen ke arah yang lebih disukai dalam suatu material, dan jika serat dapat dicegah dari tekuk dalam kompresi, maka ituakan menjadi bahan istimewa yang kuat ke arah itu.
Selanjutnya, dengan meletakkan beberapa lapisan serat di atas satu sama lain, dengan setiap lapisan berorientasi ke arah yangdisukai berbagai sifat kekakuan dan kekuatan materi secara keseluruhan dapat dikendalikan dengan cara yang efisien. Dalam kasus fiberglass, itu adalah matriks plastik yang permanenmembatasi serat kaca struktural untuk arah yang dipilih olehdesainer. Dengan tikar untai cincang, directionality ini pada dasarnya adalah bidang dua dimensi keseluruhan, dengan kain tenunan atau lapisan searah, directionality kekakuan dan kekuatan dapat lebih tepat dikendalikan dalam pesawat.
Sebuah komponen fiberglass biasanya sebuah konstruksi tipis “shell”, kadang-kadang diisi di bagian dalam denganbusastruktural, seperti dalam kasus papan selancar. Komponen ini mungkin bentuknya hampir sewenang-wenang, hanya dibatasi oleh kompleksitas dan toleransi dari cetakan yang digunakan untuk pembuatan shell.
Siti Oei Khoderiyah : Membuat Gantungan Fiberglass
fiberglass merupakan bahan yang digunakan saya untuk nilai dari prakarya kali ini, dengan ini saya mempersembahkan bagaimana cara membuat gantungan kunci dari fiberglass. mohon maaf bila ada kekurangan dalam post saya. terimakasih :)
Bahan yang digunakan :
1. Resini 15 cc
Alat-alat yang disiapkan :
1. Cetakan (terbuat dari plastik/logam/kaca)
2. Kapas
3. Minyak goreng
4. Foto/gambar/pernak-pernik
5. Tempat adukan
6. Lidi (untuk mengaduk)
7. Amplas halus
8. Compond/pengkilat
Cara Membuat:
1. Siapkan semua alat & bahan diatas meja. ~ bila ingin menggunakan foto/gambar sebagai isi fiberglass,maka foto/gambar tersebut harus di potong/di gunting dulu disesuaikan dengan cetakan yang akan digunakan. ( foto/gambar harus lebih kecil dari cetakan ).
2. Oleskan bagian dalam cetakan dengan minyak goreng supaya tidak lengket,kemudian ambil kapas kering dan usaplah cetakan untuk mengurangi minyak yang berlebihan agar fiberglass yang dihasilkan bening.
3. Masukkan resine & catalis oil kedalam tempat adukkan,lalu aduk hingga rata selama kurang lebih 1 menit. ~ setelah itu dituang kedalam cetakan,lalu masukkan foto/gambar dengan posisi terbalik (foto/gambar menghadap ke bawah)
4. Taruh ditempat datar dan diamkan selama < 30 menit. ~ setelah 30 menit keluarkan hasilnya dari cetakan,lalu angin-anginkan selama mungkin (semakin lama semakin keras/baik hasilnya).
5. Ambilah amplass yang sudah dicelupkan air,lalu amplasslah bagian fiberglass yang belum halus (biasanya bagian belakang). ~ terakhir gosoklah fiberglass dengan Compond agar betul-betul terlihat bening seperti kaca.
6. Bila sudah jadi,tinggal kita buat lubang untuk memasang besi gantungan kuncinya. Melubangi bisa pakai bor kecil atau paku yang diputar sambil ditekan.
re post by http://yuk-creative.blogspot.com/2013/07/cara-membuat-souvenir-gantungan-kunci.html
editing with Siti Oei Khoderiyah
Umi Tri Ani Nadia Hanifa
assalammualaikum wr wb.
disini saya ingin mengartikelkan kayu serta benda hias semoga yang membaca bisa bermanfaat dah menambah ilmu ,
disini saya ingin mengartikelkan kayu serta benda hias semoga yang membaca bisa bermanfaat dah menambah ilmu ,
KERAJINAN KAYU
I Dewa Putu Merta
ABSTRACT
Perkembangan yang terjadi tidak lepas dari adanya suatu perubahan. Gustami menjelaskan, perubahan dan perkembangan berarti bergerak dari suatu titik ke titik yang lain, bergerak dan mengalir dengan arus yang semakin meningkat. Tidak sekedar berubah, tetapi dengan perubahan memberikan suatu peningkatan di segala aspek. Perubahan dan perkembangan merupakan proses perjalanan yang mengalir bergerak menuju titik yang dituju. (Gustami, 1984: 25).
“Kerajinan”, Dalam Kamus Basar Bahasa Indonesia, artinya: barang yang dihasilkan
melalui ketrampilan tangan, biasa mengandung unsur seni (Tim, 2001, 922). Pertumbuhan kerajinan kayu di Desa Singakerta berangkat dari bentuk-bentuk seni tradisi yang merupakan kekayaan budaya sebagai landasannya. Dalam buku yang berjudul Seni Hias Damar Kurung membahas tentang seni tradisi. Seni Tradisi dijelaskan merupakan kekayaan budaya yang dipergunakan sebagai landasan pertumbuhan seni daerah yang tumbuh dengan subur sejak jaman dulu menjadi kekuatan lokal (Ika, 2002, 26-27). Penjelasan buku tersebut sangat penting artinya dalam penelitian ini karena terkait dengan pembahasan tentang bentuk-bentuk seni tradisi yang berkaitan dengan landasan seni kerajinan yang berkembang di Singakerta.
Gustami dalam bukunya Seni Kerajinan Mebel Jepara menjelaskan tentang bentuk-bentuk seni ukir yang dipergunakan pada mebel yang diambil dari bentuk tradisi atau seni hias tradisi (Gustami, 2000, 273).
Penjelasan buku di atas sangat penting artinya dalam penelitian ini, karena dipergunakan sebagai acuan dalam membahas dasar-dasar seni kerajinan, dan melihat fungsi masing-masing serta pemafaatannya.
Kerajinan kayu artinya pembuatan barang-barang bahan kayu yang dihasilkan melalui ketrampilan tangan manusia. Terkait dengan penelitian ini adalah pembuatan barang-barang bahan kayu yang berupa relief dan patung dengan motif bentuk binatang kaki empat dan binatang laut yang dihasilkan melalui ketrampilan tangan manusia.
Selain pengertian diatas juga membutuhkan teori sebagai pendekatan masalah agar sasaran yang diinginkan dapat tercapai. Penggunaan beberapa teori selalu ada kaitannya dengan sasaran yang telah ditentukan.
Dalam sebuah penelitian, teori sangat dibutuhkan untuk mendekatkan masalah dengan hasilnya agar sasaran yang diinginkan dapat tercapai. Penggunaan beberapa teori selalu ada kaitannya dengan sasaran yang telah ditentukan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dijelaskan, teori adalah pendapat yang didasarkan pada penelitian dan penemuan, didukung oleh data dan argumentasi (Poerwadarminta, 2001:1177).
Selanjutnya dalam buku Teori Budaya dijelaskan, bahwa pengetahuan teoretik artinya pengetahuan yang berusaha menjelaskan fenomena empirik. Dengan demikian, teori bukanlah sekedar ikhtisar data yang ringkas, melainkan merupakan generalisasi fenomena namun bercorak khusus (Kaplan, 2000: 15).
Menurut Siswojo, teori dapat diartikan sebagai seperangkat konsep dan definisi yang saling berhubungan yang mencerminkan suatu pandangan sistematik mengenai fenomena dengan menerangkan dan meramalkan fenomena. Teori menjalin hasil pengamatan ke dalam suatu pengertian utuh yang memungkinkan ilmuwan untuk membuat pernyataan umum tentang variabel-variabel dan hubungannya (dalam Mardalis, 2003:42).
Terkait penelitian ini dengan analisis bentuk, fungsi, teknik, proses dalam kerajinan kayu di Desa Singakerta Ubud, Gianyar digunakan beberapa teori anatara lain :
Teori Bentuk
Bentuk dalam konteks kerajinan merupakan wujud fisik. Bentuk dapat ditangkap atau dilihat oleh panca indera pengelihatan (mata). Menurut Mikke Susanto, bentuk artinya gambaran, bangun. Bentuk ada yang lengkung, lentur, kuku, busur. Bentuk adalah rupa, wujud, dan dalam karya seni rupa dikaitkan dengan matra seperti dwi matra (bentuk dua demensi), dan tri matra (bentuk tiga demensi) (2002: 21). Dharsono Sony Kartika menjelaskan, shape (bangun) bisa berupa : (a) yang menyerupai wujud alam (figur), dan (b) yang tidak sama sekali menyerupai wujud alam (non figur). Keduanya akan bisa terjadi menurut kemampuan senimannya dalam mengolah objek sehingga bisa terjadi perubahan wujud yang sering disebut stilisasi, distorsi, transformasi, dan deformasi (2004: 102).
Selanjutnya Dharsono juga menjelaskan dalam buku Seni Rupa Modern, yang dimaksud dengan bentuk (form) adalah totalitas dari sebuah karya seni. Bentuk merupakan satu kesatuan atau komposisi dari unsur-unsur pendukung karya. Bentuk ada dua macam : pertama visual form, bentuk fisik dari sebuah karya seni atau kesatuan dari unsur-unsur karya tersebut. Kedua spesial form, bentuk yang diciptakan dengan adanya hubungan timbal balik nilai-nilai yang dipancarkan oleh bentuk fisik terhadap tanggapan kesadaran emosionalnya (2004: 30).
Menurut Djelantik, wujud adalah kenyataan yang tampak secara konkret dan juga kenyataan yang tidak tampak secara konkret, tetapi secara abstrak wujud itu dapat dibayangkan. Dalam sebuah karya seni, wujud mengandung dua unsur yaitu bentuk (form) dan susunan (struktur). Bentuk yang paling sederhana adalah titik, apabila titik-titik berkumpul memanjang akan menjadi bentuk garis, kemudian garis dikumpulkan akan menjadi lapang, dan lapang dapat menyusun diri menjadi ruang. Bentuk merupakan unsur dasar dari sebuah wujud (1990: 17).
Bentuk yang dimaksud adalah form yang dibangun oleh struktur dari elemen garis, ruang, warna dan elemen lain yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu wujud yang dapat ditangkap oleh indera pengelihatan. Herbert Read mengatakan, bahwa bentuk merupakan kesatuan utuh dan serasi dari semua elemen estetis, garis, ruang, warna terjalin dalam satu kesatuan (dalam Soedarso. SP. (ed), But Muchtar, Jim Supangkat, Sidharta, Kasman, 1992:23).
Selanjutnya Jakop Sumardjob menjelaskan, bahwa benda seni harus memiliki wujud agar dapat diterima secara indrawi oleh orang lain. Karya seni merupakan benda seni yang memiliki dua nilai yaitu nilai bentuk (inderawi) dan nilai isi (di balik inderawi). Nilai bentuk yang berupa indrawi ini yang ditangkap oleh penerima atau penikmat karya seni. Melalui bentuk ini penikmat akan dapat melihat nilai isi yang ditawarkan d alam karya seni tersebut (2000: 115). Teori bentuk yang telah dijelaskan diatas digunakan sebagai pedoman atau pijakan untuk menganalisis bentuk seni kerajinan secara indrawi agar dapat diketahui nilai seni kerajinan yang diproduksi di Desa Singakerta.
Teori Estetika
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, “Estetika” diartikan cabang filsafat yang menelaah dan membahas tentang seni dan keindahan serta tanggapan manusia terhadapnya, kepekaan terhadap seni dan keindahan (Poerwadarminta, 2001: 308).
Dalam buku Pengantar Dasar Ilmu Estetika, dijelaskan bahwa estetika adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan keindahan, semua aspek dari yang disebut ke-indahan.
Misalnya apakah artinya indah?, apakah yang menumbuhkan rasa indah itu?, Dari mana datangnya rasa indah itu?, Apa yang menyebabkan barang yang satu indah dan yang lain tidak?, Dan apa sebabnya yang dirasakan oleh orang yang satu indah dan tidak dirasakan keindahannya oleh orang yang lain? (Djelantik, 1990: 6).
Selanjutnya Djelantik juga menyatakan, benda seni yang menjadi sasaran analisis estetika atau keindahan setidak-tidaknya mengandung tiga aspek dasar seperti wujud atau rupayang mempunyai dua unsur utama ; bentuk/form, dan susunan/structure, bobot atau isi yaitu aspek utamanya suasana/mood, gagasan/idea, ibarat, pesan/message, danpenampilan (hasil dari tiga unsure; bakat/talent, ketrampilan/skill, sarana/medium (1990: 14). Sedangkan Murdana (2001: 19) menjelaskan, estetik menyangkut persoalan-persoalan keindahan yang dapat menimbulkan pengalaman tertentu dan dapat memuaskan jiwa penikmatnya.
Dalam Hermeneutika, Estetika, Dan Religius Esai-Esai Sastra Sufistik dan Seni Rupa juga dijelaskan, estetika membicarakan objek-objek estetik, kualitas karya seni serta pengaruhnya terhadap jiwa manusia yaitu perasaan, imajinasi, alam pikiran dan intuisi. Apabila karya seni tersebut dikaitkan dengan spiritual dan agama tertentu, pencipta mestilah memahami dan menghayati spiritual dan agama tersebut (Hadi, 2004: 227). Dalam konteks tersebut, Melvin Rader menjelaskan, bahwa keindahan itu dihasilkan oleh hakikat yang diungkapkan atau berhasilnya cara pengungkapan. Cara pengungkapan itu yang harus indah, seni (dalam Somardjo, Jakob 2000: 26).
Djelantik (1990: 2) menjelaskan, indah dapat menimbulkan pada jiwa manusia rasa senang, rasa bahagia, rasa tenang, rasa nyaman, dan bila kesannya lebih kuat akan membuat terpaku, terharu, dan timbul keinginan untuk menikmati kembali.
Terkait dengan pernyataan tersebut, pengalaman estetis itu mencakup di dalamnya nilai-nilai keindahan yang dapat memberikan pengertian bahwa cakupan estetik bisa beraneka ragam nilai. Nilai yang dimaksud disini adalah suatu ciri yang melekat pada sesuatu yang dapat menimbulkan perasaan tergugah. Apabila sebuah benda disebut indah, hal itu berarti ciri suatu nilai yang dapat melekat padanya. Teori estetika di atas dalam konteks penelitian ini digunakan untuk mengkaji keindahan hasil produksi seni kerajinan di desa Singakerta. Karena seni kerajinan merupakan bentuk ungkapan keindahan dan ketrampilan tangan, maka dalam menganalisisnya juga menyangkut keindahannya dari aspek ilmiah (misalnya hubungan antar elemen atau unsur yang ada untuk membangun struktur seni kerajinan).
sumber:http://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/artikel/article/view/618
"Kerajinan bahan keras alami dari kayu"
By : Ina Shintia
Kayu adalah bagian batang atau cabang serta ranting tumbuhan yang mengeras karena mengalami lignifikasi (pengayuan).
Kayu digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak, membuat perabot (meja,kursi), bahan bangunan (pintu, jendela, rangka atap), bahan kertas, dan banyak lagi. Kayu juga dapat dimanfaatkan sebagai hiasan-hiasan rumah tangga dan sebagainya.
Penyebab terbentuknya kayu adalah akibat akumulasi selulosa dan lignin pada dinding sel berbagai jaringan di batang.
Ilmu perkayuan (dendrologi) mempelajari berbagai aspek mengenai klasifikasi kayu serta sifat kimia, fisika, dan mekanika kayu dalam berbagai kondisi penanganan.
> Kayu keras dan kayu lunak
Ada kaitan yang erat antara sifat-sifat kayu dengan sifat jenis pohon yang menghasilkannya. Kerapatan (densitas) kayu bervariasi menurut spesiesnya dan menentukan kekuatan kayu tersebut. Kayu mahoni dan jati, misalnya, memiliki kerapatan sedang hingga tinggi, sehingga baik untuk diolah sebagai furniture dan kayu konstruksi. Akan tetapi kayudadap dan kapuk kerapatannya rendah, sehingga hanya layak untuk membuat begisting atau penggunaan lain yang tidak memerlukan banyak kekuatan.
Namun, pengertian 'kayu keras' dan 'kayu lunak' dalam bahasa Inggris (yakni hardwood dan softwood, berturut-turut) lebih terkait dengan kelompok tumbuhan yang menghasilkannya. Hardwood dihasilkan oleh jenis-jenis pohon berdaun lebar (kelompok dikotil), sedangkan softwood dihasilkan oleh pohon-pohon berdaun jarum (konifer). Dalam kenyataannya, jenis-jenis 'kayu keras' tertentu, yang memiliki kerapatan rendah, bisa jadi lebih lunak daripada beberapa jenis 'kayu lunak' berkerapatan tinggi.
> KERAJINAN KAYU
Kerajinan kayu artinya pembuatan barang-barang bahan kayu yang dihasilkan melalui ketrampilan tangan manusia. Terkait dengan penelitian ini adalah pembuatan barang-barang bahan kayu yang berupa relief dan patung dengan motif bentuk binatang kaki empat dan binatang laut yang dihasilkan melalui ketrampilan tangan manusia.
Selain pengertian diatas juga membutuhkan teori sebagai pendekatan masalah agar sasaran yang diinginkan dapat tercapai. Penggunaan beberapa teori selalu ada kaitannya dengan sasaran yang telah ditentukan,bahan kayu yang bagus adalah kayu jati
Kerajinan kayu indonesia seperti kerajinan khas kalimantanyang sangat unik dan kreatif. Ada diantaranya berupa patung, anyaman tas, dan kerajinan lain.Telisik demi telisik menurut keterangan warga setempat, kerajinan kayu dan barang kerajinan ini bersifat sekunder. Artinya pembuatannya merupakan pekerjaan sambilan dan membutuhkan waktu yang lama. Secara otomatis harga jualnya pun juga ikut mahal.
Bahan kerajinan kayu dan barang kerajinan yang diambil dari kerajinan tangan indonesia khususnya daerah kalimantanberasal dari hutan adat,Pengambilannya tidak secara masal, namun sesuai kebutuhan adat. Dan hal inilah yang menjadi faktor pengaruh masih lestarinya hutan adat di kalimantan.
Lain halnya kerajinan kayu di ngawi
Bertepatan musim liburan di negara lain, sentra kerajinan kayu tradisional ikut kecipratan rejeki. Pusat-pusat kerajinan kayu jadi jujugan turis asing yang melintasi ngawi. Seperti di sentra penjualan kerajinan kayu di wilayah kedunggalar yang berada di sekitar monumen soeryo dan banjarejo sering menerima tamu dari mancanegara yang berminat akan kerajinan ini.
Bentuk pajangan yang unik dan lucu atau kerajinan tanganminiatur binatang adalah yang laris dibeli para turis ini. Rata-rata pengrajin kerajinan dan pengrajin barang kerajinan mematok harga yang berbeda untuk pelancong dari manca ini. “perbedaan harga antara 20 hingga 25 persen.
Minat turis pada barang kerajinan kayu jati dari indonesia khususnya daerah ngawi dan jepara membuat pedagang bersemangat. Apalagi menjelang lebaran para pedagang bisa mendapat penghasilan tambahan.
-ukir kayu
-patung kayu
-hiasan kayu
-almari
-meja
-kursi
-bentuknya bagus-bagus
-memili banyak sekali motif yang bagus
-harganya relatif murah tergantung tingkat kesulitan dalam pembuatannya
-tahan lama karena sudah di lapisi atau di finishing dengan bahan yang bagus
-terbuat dari bahan yang bagus diantaranya yaitu kayu jati
http://kreasijepara.blogdetik.com/kerajinan-kayu/
By : Ina Shintia
Kayu adalah bagian batang atau cabang serta ranting tumbuhan yang mengeras karena mengalami lignifikasi (pengayuan).
Kayu digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak, membuat perabot (meja,kursi), bahan bangunan (pintu, jendela, rangka atap), bahan kertas, dan banyak lagi. Kayu juga dapat dimanfaatkan sebagai hiasan-hiasan rumah tangga dan sebagainya.
Penyebab terbentuknya kayu adalah akibat akumulasi selulosa dan lignin pada dinding sel berbagai jaringan di batang.
Ilmu perkayuan (dendrologi) mempelajari berbagai aspek mengenai klasifikasi kayu serta sifat kimia, fisika, dan mekanika kayu dalam berbagai kondisi penanganan.
> Kayu keras dan kayu lunak
Ada kaitan yang erat antara sifat-sifat kayu dengan sifat jenis pohon yang menghasilkannya. Kerapatan (densitas) kayu bervariasi menurut spesiesnya dan menentukan kekuatan kayu tersebut. Kayu mahoni dan jati, misalnya, memiliki kerapatan sedang hingga tinggi, sehingga baik untuk diolah sebagai furniture dan kayu konstruksi. Akan tetapi kayudadap dan kapuk kerapatannya rendah, sehingga hanya layak untuk membuat begisting atau penggunaan lain yang tidak memerlukan banyak kekuatan.
Namun, pengertian 'kayu keras' dan 'kayu lunak' dalam bahasa Inggris (yakni hardwood dan softwood, berturut-turut) lebih terkait dengan kelompok tumbuhan yang menghasilkannya. Hardwood dihasilkan oleh jenis-jenis pohon berdaun lebar (kelompok dikotil), sedangkan softwood dihasilkan oleh pohon-pohon berdaun jarum (konifer). Dalam kenyataannya, jenis-jenis 'kayu keras' tertentu, yang memiliki kerapatan rendah, bisa jadi lebih lunak daripada beberapa jenis 'kayu lunak' berkerapatan tinggi.
> KERAJINAN KAYU
Kerajinan kayu artinya pembuatan barang-barang bahan kayu yang dihasilkan melalui ketrampilan tangan manusia. Terkait dengan penelitian ini adalah pembuatan barang-barang bahan kayu yang berupa relief dan patung dengan motif bentuk binatang kaki empat dan binatang laut yang dihasilkan melalui ketrampilan tangan manusia.
Selain pengertian diatas juga membutuhkan teori sebagai pendekatan masalah agar sasaran yang diinginkan dapat tercapai. Penggunaan beberapa teori selalu ada kaitannya dengan sasaran yang telah ditentukan,bahan kayu yang bagus adalah kayu jati
Kerajinan kayu indonesia seperti kerajinan khas kalimantanyang sangat unik dan kreatif. Ada diantaranya berupa patung, anyaman tas, dan kerajinan lain.Telisik demi telisik menurut keterangan warga setempat, kerajinan kayu dan barang kerajinan ini bersifat sekunder. Artinya pembuatannya merupakan pekerjaan sambilan dan membutuhkan waktu yang lama. Secara otomatis harga jualnya pun juga ikut mahal.
Bahan kerajinan kayu dan barang kerajinan yang diambil dari kerajinan tangan indonesia khususnya daerah kalimantanberasal dari hutan adat,Pengambilannya tidak secara masal, namun sesuai kebutuhan adat. Dan hal inilah yang menjadi faktor pengaruh masih lestarinya hutan adat di kalimantan.
Lain halnya kerajinan kayu di ngawi
Bertepatan musim liburan di negara lain, sentra kerajinan kayu tradisional ikut kecipratan rejeki. Pusat-pusat kerajinan kayu jadi jujugan turis asing yang melintasi ngawi. Seperti di sentra penjualan kerajinan kayu di wilayah kedunggalar yang berada di sekitar monumen soeryo dan banjarejo sering menerima tamu dari mancanegara yang berminat akan kerajinan ini.
Bentuk pajangan yang unik dan lucu atau kerajinan tanganminiatur binatang adalah yang laris dibeli para turis ini. Rata-rata pengrajin kerajinan dan pengrajin barang kerajinan mematok harga yang berbeda untuk pelancong dari manca ini. “perbedaan harga antara 20 hingga 25 persen.
Minat turis pada barang kerajinan kayu jati dari indonesia khususnya daerah ngawi dan jepara membuat pedagang bersemangat. Apalagi menjelang lebaran para pedagang bisa mendapat penghasilan tambahan.
JENIS KERAJINAN KAYU
-ukir kayu
-patung kayu
-hiasan kayu
-almari
-meja
-kursi
KEUNGGULAN KERAJIAN KAYU
-bentuknya bagus-bagus
-memili banyak sekali motif yang bagus
-harganya relatif murah tergantung tingkat kesulitan dalam pembuatannya
-tahan lama karena sudah di lapisi atau di finishing dengan bahan yang bagus
-terbuat dari bahan yang bagus diantaranya yaitu kayu jati
http://kreasijepara.blogdetik.com/kerajinan-kayu/
Subscribe to:
Posts (Atom)




